Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/9) 19.15 malam WIB.
Setelah melawati beberapa partai dan berbagai rintangan akhirnya Timnas U-19 masuk ke babak final melawan Vietnam. Perjuangan pun tidaklah mudah bagi Timnas U-19 yang menghadapi Vietnam serangan demi serangan meraka lakukan sehingga mereka pun harus bisa menahan serangan balik dari Vietnam.
Kesempatan emas diperoleh Evan Dimas selang empat menit dari tendangan bebas Nguyen Phuong Hong di menit 51 masih bisa ditepis Ravi. kemudian akibat blunder yang dilakukan pemain belakang Vietnam. Sayangnya, sepakan Evan masih melambung. Begitu juga dengan tendangan Zulfiandi.
Vietnam yang mengandalkan kecepatan membalas serangan beruntun Indonesia tersebut. Ravi kembali harus melakukan penyelamatan untuk mementahkan peluang yang diperoleh Van Tanh.
Indonesia kembali mendapatkan peluang melalui Ilham Udin Armyn dan Maldini. Tapi kiper Le Van Truong dapat mementahkannya, sehingga laga harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Di masa perpanjangan waktu, Indonesia mampu menekan pertahanan Vietnam, dan memaksa lawannya bermain bertahan. Dua peluang diperoleh Maldini dan Evan pada menit ke-101 dan 105. Namun tendangan Maldini dapat dipatahkan Van Truong, serta tendangan bebas Evan melambung di atas mistar.
Pada menit ke-128, Maldini kembali mendapatkan peluang. Sayangnya, sepakan Maldini terlalu lemah, sehingga bisa diamankan Van Truong.
Para pemain U-19 harus melewati waktu 120 menit ditambah 6 menit waktu tambahan,,meraka harus berlari dari ujung ke ujung lapangan kemana arah bola pergi mereka terus mengejar hanya untuk mengukir sebuah prestasi. Namun sayang mereka belum berhasil mencetak gol di waktu yang panjang itu.
Dan mereka harus adu pinalti untuk menentukan sebuah keberhasilan atau kegagalan yang mereka raih.
Masing-masing tim menurunkan sembilan penendang dalam drama adu penalti ini.
Adu penalti pun menghadirkan drama. Setelah Le Van Song dan Fatchu Rahman sukses dengan tugasnya, Tran Huu Dong dan Evan Dimas menemui kegagalan. Zulfandi yang menjadi eksekutor ketiga gagal menjalankan tugasnya, sehingga Vietnam unggul 2-1.
Penendang keempat Vietnam Nguyen Tuan Anh gagal mengeksekusi penalti, dan Dimas Drajat pun sukses menyamakannya menjadi 2-2. Setelah algojo kelima dari kedua tim mampu menjebol gawang lawan masing-masing, adu penalti dilanjut dengan sudden death.
Penendang keenam hingga kedelapan Indonesia dan Vietnam menjalankan tugasnya dengan baik. Ravi sukses membendung eksekusi penendang kesembilan Pham Duc Huy, sebelum akhirnya Ilham Udin memastikan kemenangan ketika tendangannya tak dapat dibendung Van Truong.
Dan gggggoooooooooooooollllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
INDONESIA MENANGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG
Dengan skor 7-6.
1. Ravi Murdianto (Kiper)
2. Rully Desrian (Kiper)
3. Putu Gede Juni Antara (Bek tengah/Fullback)
4. Hansamu Yama Pranata (Bek tengah)
5. Muhamad Sahrul Kurniawan (Bek tengah)
6. Febly Gushendra (Bek tengah)
7. Muhammad Fatchu Rochman (Fullback)
8. Dimas Sumantri (Fullback)
9. Mahdi Fahri Albaar (Fullback)
10. M. Hargianto (Gelandang bertahan)
11. Zulfiandi (Gelandang bertahan)
12. Hendra Sandi Gunawan (Gelandang tengah)
13. Alqomar Tehupelasury (Gelandang tengah)
14. Evan Dimas Darmono (Gelandang tengah)
15. Paulo Oktavianus Sitanggang (Gelandang tengah)
16. Ilham Udin Armaiyn (Winger)
17. Maldini (Winger)
18. Muhammad Dimas Drajad (Striker)
19. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (Striker/Winger)
20. Dinan Yahdian Javier
Aksi Evan Dimas
Saat Evan Dimas dihadang 2 pemain Vietnam
Maldini Mencoba menyerang
Putu Gede, Dimas Drajat, Evan Dimas
Evan Dimas, Dimas Drajad, Yama Pranata
Keberhasilan Indonesia.
Sujud Syukur INDONESIA
Ravi Murdianto
Setelah melawati beberapa partai dan berbagai rintangan akhirnya Timnas U-19 masuk ke babak final melawan Vietnam. Perjuangan pun tidaklah mudah bagi Timnas U-19 yang menghadapi Vietnam serangan demi serangan meraka lakukan sehingga mereka pun harus bisa menahan serangan balik dari Vietnam.
Kesempatan emas diperoleh Evan Dimas selang empat menit dari tendangan bebas Nguyen Phuong Hong di menit 51 masih bisa ditepis Ravi. kemudian akibat blunder yang dilakukan pemain belakang Vietnam. Sayangnya, sepakan Evan masih melambung. Begitu juga dengan tendangan Zulfiandi.
Vietnam yang mengandalkan kecepatan membalas serangan beruntun Indonesia tersebut. Ravi kembali harus melakukan penyelamatan untuk mementahkan peluang yang diperoleh Van Tanh.
Indonesia kembali mendapatkan peluang melalui Ilham Udin Armyn dan Maldini. Tapi kiper Le Van Truong dapat mementahkannya, sehingga laga harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Di masa perpanjangan waktu, Indonesia mampu menekan pertahanan Vietnam, dan memaksa lawannya bermain bertahan. Dua peluang diperoleh Maldini dan Evan pada menit ke-101 dan 105. Namun tendangan Maldini dapat dipatahkan Van Truong, serta tendangan bebas Evan melambung di atas mistar.
Pada menit ke-128, Maldini kembali mendapatkan peluang. Sayangnya, sepakan Maldini terlalu lemah, sehingga bisa diamankan Van Truong.
Para pemain U-19 harus melewati waktu 120 menit ditambah 6 menit waktu tambahan,,meraka harus berlari dari ujung ke ujung lapangan kemana arah bola pergi mereka terus mengejar hanya untuk mengukir sebuah prestasi. Namun sayang mereka belum berhasil mencetak gol di waktu yang panjang itu.
Dan mereka harus adu pinalti untuk menentukan sebuah keberhasilan atau kegagalan yang mereka raih.
Masing-masing tim menurunkan sembilan penendang dalam drama adu penalti ini.
Adu penalti pun menghadirkan drama. Setelah Le Van Song dan Fatchu Rahman sukses dengan tugasnya, Tran Huu Dong dan Evan Dimas menemui kegagalan. Zulfandi yang menjadi eksekutor ketiga gagal menjalankan tugasnya, sehingga Vietnam unggul 2-1.
Penendang keempat Vietnam Nguyen Tuan Anh gagal mengeksekusi penalti, dan Dimas Drajat pun sukses menyamakannya menjadi 2-2. Setelah algojo kelima dari kedua tim mampu menjebol gawang lawan masing-masing, adu penalti dilanjut dengan sudden death.
Penendang keenam hingga kedelapan Indonesia dan Vietnam menjalankan tugasnya dengan baik. Ravi sukses membendung eksekusi penendang kesembilan Pham Duc Huy, sebelum akhirnya Ilham Udin memastikan kemenangan ketika tendangannya tak dapat dibendung Van Truong.
Dan gggggoooooooooooooollllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll
INDONESIA MENANGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG
Dengan skor 7-6.
Vietnam
|
Indonesia
|
|||||
| 2-Le Van Son |
Gol
|
5-Muhammad Fatchu Rohman |
|
|||
| 3-Tran Huu Dong Trieu |
|
6-Evan Dimas Darmono |
|
|||
| 18-Hoang Thanh Tung |
Gol
|
19-Zulfiandi |
|
|||
| 8-Nguyen Tuan Anh |
Melambung
|
7-Muhammad Dimas Drajad |
|
|||
| 14-Lam Thi Pong |
Gol
|
11-Hendra Sandi Gunawan |
|
|||
| 6-Nguyen Huu Anh Tai |
Gol
|
16-Hansamu Yama Pranata |
|
|||
| 11-Phan Thanh Hau |
Gol
|
2-Putu Gede Juti Antara |
|
|||
| 9-Nguyen Van Toan |
Gol
|
15-Maldini |
|
|||
| 15-Pham Duc Huy |
Ditepis
|
20-Ilham Udin Armaiyn |
| |||
1. Ravi Murdianto (Kiper)
2. Rully Desrian (Kiper)
3. Putu Gede Juni Antara (Bek tengah/Fullback)
4. Hansamu Yama Pranata (Bek tengah)
5. Muhamad Sahrul Kurniawan (Bek tengah)
6. Febly Gushendra (Bek tengah)
7. Muhammad Fatchu Rochman (Fullback)
8. Dimas Sumantri (Fullback)
9. Mahdi Fahri Albaar (Fullback)
10. M. Hargianto (Gelandang bertahan)
11. Zulfiandi (Gelandang bertahan)
12. Hendra Sandi Gunawan (Gelandang tengah)
13. Alqomar Tehupelasury (Gelandang tengah)
14. Evan Dimas Darmono (Gelandang tengah)
15. Paulo Oktavianus Sitanggang (Gelandang tengah)
16. Ilham Udin Armaiyn (Winger)
17. Maldini (Winger)
18. Muhammad Dimas Drajad (Striker)
19. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (Striker/Winger)
20. Dinan Yahdian Javier
Aksi Evan Dimas
Saat Evan Dimas dihadang 2 pemain Vietnam
Maldini Mencoba menyerang
Putu Gede, Dimas Drajat, Evan Dimas
Evan Dimas, Dimas Drajad, Yama Pranata
Keberhasilan Indonesia.
Sujud Syukur INDONESIA
Ravi Murdianto










Tidak ada komentar:
Posting Komentar