Satu senyuman begitu berharga untukku.dibandingkan satu tetes air mata yg terjatuh dari wajahmu.
Ayah begitu banyak perjuanganmu untukku,,
kau tak pernah kenal kata lelah dalam dirimu meskipun kau merasa rapuh dalam langkahmu.
Kau terus berjuang untuk masa depan anakmu seorang diri. Tanpa sentuhan seorang wanita yang bisa menemani hari-harimu setiap detik.
Tapi kau tak pernah hiraukan itu.
Dan kaupun berjanji pada dirimu sendiri " AKU TAKKAN MENCARI PENDAMPING SEBELUM ANAKKU LULUS SEKOLAH "
Tanpa terasa air mata ini mengalir ketika ku dengar kata-katamu ayah.
Hujan, angin, badai..kau lalui sendiri demi anakmu. Aku menangis dalam hati aku merasa kehampaan dalam hidup ini, setelah mama pergi kini aku harus berpisah denganmu.
setiap hari selalu menengok ke pintu berharap ada ayah di balik pintu itu.
Ayah, terima kasih atas semua pengorbananmu selama belasan tahun.
Aku yakin kita bisa bertahan walau tanpa bintang dalam hidup kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar